Q-VLOX 500 MG TABLET

Rp 5.614

Stok hampir habis! Tersisa 77
Apotek Timmy Farma
KOTA JAKARTA UTARA
4 / 5
1 Ulasan
Produk
Resep

Informasi Produk

PENGGUNAAN OBAT INI HARUS SESUAI PETUNJUK DOKTER. Obat ini merupakan antibiotik golongan quinolon, dapat digunakan sebagai terapi pada penyakit akibat infeksi bakteri seperti sinusitis maksilaris akut, eksaserbasi akut dari bronkitis kronik, pneumonia nosokomial dan pneumonia dari masyarakat, infeksi kulit dan struktur kulit dengan komplikasi, prostatitis baktrial kronik, infeksi saluran kemih/infeksi saluran kemih (termasuk pielonefritis). Obat ini bekerja dengan cara membunuh bakteri penyebab infeksi dalam tubuh.

  • Indikasi / Kegunaan
    Digunakan untuk pengobatan sinusitis maksilaris akut, eksaserbasi akut dari bronkitis kronik, pneumonia nosokomial dan pneumonia dari masyarakat, infeksi kulit dan struktur kulit dengan komplikasi, prostatitis baktrial kronik, infeksi saluran kemih/infeksi saluran kemih (termasuk pielonefritis).
  • Kandungan / Komposisi
    Tiap tablet mengandung Levofloxacin Hemihydrate 500 mg.
  • Dosis
    ATURAN PAKAI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER. Dosis: 1 kali sehari 1 tablet, diminum selama 3 hari - 8 minggu.
  • Cara Pemakaian
    Obat dapat diminum sebelum atau sesudah makan sesuai dengan aturan pakai dokter. Pastikan kebutuhan cairan sudah tercukupi.
  • Kemasan
    1 Tablet salut selaput
  • Golongan
    Obat Keras
  • Perlu Resep
    Ya
  • Kontraindikasi / Jangan digunakan oleh
    Hipersensitif pada obat ini atau antibiotik golongan quinolon.
  • Efek Samping
    Kram perut atau perut atau nyeri (parah), kulit melepuh, kebingungan, diare (berair dan berat) dan dapat disertai darah, halusinasi, demam, nyeri, peradangan atau pembengkakan di betis kaki, bahu atau tangan, termasuk tendon pecah atau pembengkakan tendon (tendinitis), kemerahan dan pembengkakan kulit, perubahan suasana hati yang drastis, ruam kulit, gatal, atau kemerahan, dan gemetaran.
  • Perhatian Khusus
    Hati-hati penggunaan pada pasien dengan insufisiensi ginjal, DM, pasien yang diketahui atau diduga gangguan SSP yang dapat memicu kejang atau memiliki ambang kejang lebih rendah, konvulsi & psikosis toksik, kolitis pseudomembran. Lakukan pemeriksaan periodik terhadap fungsi ginjal, hati, dan darah. Hindari pemaparan berlebihan terhadap sinar matahari.
  • Cara Penyimpanan
    Simpan pada suhu ruangan serta terlindung dari cahaya.
  • Principal
    PT. Finusolprima Farma Internasional